YKPI Luncurkan Buku “Perjuangan Belum Berakhir” di HUT ke-17

YKPI Luncurkan Buku “Perjuangan Belum Berakhir” di HUT ke-17

Jakarta, YKPI – Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) meluncurkan buku ‘Perjuangan Belum Berakhir: 17 Tahun Perjalanan Yayasan Kanker Payudara Indonesia’ pada Rabu (19/8) kemarin.

Peluncuran buku yang dilakukan secara daring tersebut menandai 17 tahun kiprah YKPI sebagai lembaga non-profit dan mitra pemerintah, dalam menekan angka kanker payudara stadium lanjut di Indonesia.

“Buku ini mendokumentasikan mengapa kami berdiri, latar belakang, dan bagaimana aktivitas YKPI selama ini,” kata Ketua YKPI Linda Agum Gumelar dalam perayaan HUT YKPI ke-17 yang berbarengan dengan virtual sosialisasi ‘Deteksi Dini Kanker Payudara dalam Keterbatasan Sarana dan Tenaga Bedah Onkologi’.

Seperti diketahui, YKPI yang berdiri pada 19 Agustus 2003 diiniasi oleh lima orang pendiri yakni Linda Agum Gumelar, Tati Hendropriyono, Andy Endriartono Sutarto, Rima Melati, dan Dr.Sutjipto, Sp.B(K)Onk.

Dalam sejarahnya, pada 2003 silam Linda meminta Dr. Sucipto untuk merancang sebuah yayasan yang memiliki misi edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara, serta bantuan pengobatan kepada mereka yang terkena kanker payudara.

Setelah meminta nasihat dari beberapa mantan penderita kanker serta beberapa dokter dalam bidang penyakit kanker, khususnya kanker payudara, maka pada tahun tersebut dibentuklah tim untuk menyusun usulan pendirian yayasan sosial yang bergerak khusus dibidang penyakit kanker payudara.

Setelah selesai usulan tersebut dan disampaikan kepada Linda untuk mendapat persetujuannya, maka pada tanggal 19 Agustus 2003 terbentuklah Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ).

Namun sejak Januari 2015, nama YKPJ berubah menjadi Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dengan tujuan dapat menjangkau perempuan di seluruh pelosok Indonesia.

“HUT ke-17 sangat penting bagi kami sebagai mitra pemerintah, dengan cita-cita menekan angka kanker payudara stadium lanjut tahun 2030 di Indonesia,” tandas Linda.

 

Sumber: Jurnas.com

Share this post