Yang Harus Dihindari oleh Pasien Kanker saat Puasa

Yang Harus Dihindari oleh Pasien Kanker saat Puasa

Berbeda orang, berbeda pula selera dan sajian makanan wajib saat puasa. Ada yang terbiasa mengolahnya di rumah ada pula yang memilih lebih praktis dengan membeli makanan siap saji saat berbuka maupun sahur. Hati-hati, puasa tahun ini kondisinya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tentunya di tengah pandemi virus corona yang masih belum usai, kita dituntut lebih pandai mengolah makanan agar puasa kita sehat dan bermanfaat bagi tubuh. Akan lebih baik jika kita menghindari dua jenis makanan ini :

1.      Makanan dan minuman manis

Glukosa adalah salah satu sumber energi yang dibutuhkan oleh sel tubuh untuk menjalankan fungsinya secara normal. Akan tetapi, sel kanker dapat berkembang lebih cepat jika Anda kelebihan asupan glukosa dari makanan manis. Itu sebabnya, makanan manis tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat puasa untuk pasien kanker. Contohnya kolak, sirup, dan takjil manis lainnya. Bila pasien kanker ingin makan kolak, buatlah kolak yang lebih sehat tanpa gula dan ganti dengan rasa alami dari buah, misalnya pisang atau labu kuning yang baik untuk kesehatan pasien.

2.      Hindari makanan yang digoreng

Gorengan umumnya mengandung lemak jenuh yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Menurut American Cancer Society, makanan yang tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko kanker kambuh kembali atau bahkan bertambah parah. Oleh sebab itu, hindari jenis makanan yang digoreng saat sahur dan berbuka puasa. Pilih cara memasak yang lebih aman seperti direbus atau dikukus agar lebih sehat. Dengan demikian, pasien kanker dapat menjalani puasa dengan lancar dan aman.

Berikut adalah sumber makanan yang baik untuk nutrisi puasa kita :

Makanan yang mengandung karbohidrat

Karbohidrat adalah salah satu sumber makanan wajib saat puasa. Saat berpuasa, tubuh Anda membutuhkan karbohidrat untuk membuat glukosa, yang merupakan sumber energi utama tubuh Anda. Karbohidrat bisa ditemukan dalam makanan seperti nasi, pasta dan roti. Baiknya, konsumsi makanan mengandung karbohidrat di waktu sahur, agar bisa merasakan manfaat energi selama waktu berpuasa dan tubuh tidak gampang lemas.

Minuman atau cairan

Meskipun bukan dalam bentuk makanan, nyatanya saat berbuka dan sahur tubuh membutuhkan minuman. Entah itu air, susu, jus, teh ataupun smoothies dapat memberikan hidrasi tanpa kalori yang berlebih. 

Dari semua jenis minuman, yang paling wajib dan paling penting untuk diminum saat puasa adalah air mineral. Mengapa harus minum air putih? Pasalnya, tubuh Anda menggunakan air di semua sel, organ, dan jaringan tubuh lainnya untuk membantu mengatur suhu dan menjaga fungsi tubuh lainnya. 

Sayur dan kacang-kacangan

Sayur dan kacang-kacangan menjadi sumber makanan wajib saat puasa. Semua sayur dan kacang-kacangan memberikan kombinasi dari serat larut dan tidak larut. Serat membantu menjaga usus bekerja dengan baik dan memperlambat penguraian makanan menjadi glukosa dalam darah. Serat larut juga dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah yang biasanya memuncak saat mengonsumsi hidangan berbuka puasa.

Buah-buahan

Buah menjadi salah satu makanan wajib saat puasa, kurma salah satunya. Anda juga bisa memperoleh manfaat cairan, berbagai vitamin dan mineral pada buah alpukat, jeruk, timun suri, dan blewah. (dari berbagai sumber)

Photo: AppAdvice

Share this post