Tingkatkan Pentingnya Deteksi Dini, YKPI Siap Kerjasama dengan Puskesmas

Tingkatkan Pentingnya Deteksi Dini, YKPI Siap Kerjasama dengan Puskesmas

Jakarta, YKPI – Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar mengatakan siap bekerja sama dengan puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) guna meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini du masyarakat, baik melalui pelatihan maupun sosialisasi.

Menurut Linda, hal itu merupakan salah satu upaya lembaga nonprofit tersebut untuk mewujudkan Indonesia bebas kanker payudara stadium lanjut pada 2030.

“Selain itu, sebagai mitra pemerintah kami juga siap bekerja sama dengan masyarakat, swasta, dan lembaga swadaya masyarakat,” kata Linda dalam webinar ‘Deteksi Dini dan Tindak Lanjut Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim di FKTP’ Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan pada Kamis (24/9).

Linda mengatakan, kematian akibat kanker payudara saat ini menempati urutan kedua di Indonesia. Dan 70 persen pasien kanker payudara yang memeriksakan diri ke dokter, sudah berada di stadium lanjut.

Karena itu, menurut Linda deteksi dini merupakan hal yang penting dilakukan. Sebab, semakin dini kanker payudara terdeteksi, maka tingkat kesembuhan juga akan semakin tinggi.

“Kampanye tentang Sadari (Periksa Payudara Sendiri) dan Sadanis (Periksa Payudara secara Medis) harus terus menerus dilakukan, atau istilahnya jemput bola. Penguatan program deteksi dini di puskesmas dan FKTP juga harus ditingkatkan,” ujar Linda.

YKPI sendiri, lanjut Linda, sudah melakukan berbagai program yang bertujuan untuk menekan kasus kanker payudara stadium lanjut, salah satu di antaranya Unit Mobil Mammografi (UMM) gratis yang saat ini bergerak di wilayah Jabodetabek.

“Sejak Maret 2020 ini program UMM dihentikan karena pandemi Covid-19. Rencananya, Oktober nanti kita akan mulai lagi pemeriksaan mammografi dengan menerapkan protokol kesehatan,” papar Linda seraya mengatakan bahwa selama pandemi seluruh program YKPI dilangsungkan secara daring.

 

Sumber: Jurnas.com

Share this post