Digelar Virtual, Temu Penyintas Kanker Payudara YKPI Tetap Meriah

Digelar Virtual, Temu Penyintas Kanker Payudara YKPI Tetap Meriah

Jakarta, YKPI – Agenda rutin yang dilakukan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) tahun ini, Temu Penyintas Kanker Payudara se-Indonesia dilakukan dengan format yang cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu secara virtual.

Meskipun begitu, acara yang digelar Sabtu 24 Oktober 2020 tersebut tetap berlangsung dengan meriah dihadiri oleh hampir 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengambil tajuk “Tetap Optimis Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi Covid-19, Kamu Bisa Kita Bisa!”, hal ini dipilih untuk menyesuaikan diri dengan masalah yang tengah melanda dunia, yaitu pandemi Covid-19.

Ketua YKPI Linda Agum Gumelar mengatakan kita semua mengalami pandemi sejak Maret lalu, semuanya juga gagap termasuk YKPI.

“Tapi kami kemudian mencoba untuk menyesuaikan diri karena kita gak boleh lagi kan sosialisasi dengan tatap muka, jadi kami mengambil langkah untuk memodifikasi program dengan bentuk-bentuk virtual yang banyak melibatkan pihak di seluruh Indonesia,” tutur Linda dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, agar penyintas payudara agar tetap melakukan pengobatan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan yang ada.

Dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B-Onk, M.Epid, Pembina YKPI pun menjelaskan bahwa karena Covid-19 masih terbilang baru jadi hingga saat ini belum ada penanganan Covid-19 yang terstandar.

Tetapi, penularannya yang begitu mudah terjadi khususnya pada orang-orang yang rentan, seperti penderita kanker harus diwaspadai.

“Tetapi bukan berarti pengobatan kanker harus ditunda, itu malah akan memperburuk perkembangan penyakitnya sendiri. Jadi kita harus terus melanjutkan pengobatan kanker di tengah pandemi dengan mematuhi protokol kesehatan dengan tetap optimis dan semangat,” papar Dr. Sonar.

Di acara temu penyintas ini, tak lupa para penyintas kanker payudara pun berkomitmen dengan senantiasa menjaga kesehatan diri sesuai anjuran dokter, saling mendukung dan menguatkan sesama penyintas dalam melawan kanker payudara, tetap semangat, optimis dan selalu berdoa dan melakukan kampanye deteksi dini dengan Sadari dan melakukan adaptasi kebiasaan baru sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rutin mencuci tangan.

Share this post