program kegiatan sebagai media promosi dan eksitensi YKPI terhadap masyarakat, negara dan dunia

Seminar ”Deteksi Dini Kanker Payudara” Kerjasama YKPI dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar

Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Pusat bekerjasama dengan Ketua PKK Makassar mengadakan seminar sehari “Deteksi Dini Kanker Payudara dengan tema Menuju Indonesia Bebas Kanker Payudara stadium lanjut tahun 2030.

20160514_104902

Dengan dihadiri sekitar 300 peserta, terlihat antusiasme para peserta menghadiri seminar yang di isi oleh para dokter yang berasal dari Makassar maupun dari Jakarta.  Terbagi dalam 2 panel diskusi, Diskusi panel 1 menghadirkan moderator Dokter dari Makassar adalah Dr. Upik Miskad Sp.PA, PhD. Diawali dengan penayangan video kesehatan terlebih dahulu dan dilanjutkan kepada 3 sesi diskusi masing-masing dengan tema Upaya Preventif dan Deteksi Dini Kanker Payudara bersama Prof. dr. H. Abdul Kadir Phd. SpTHT(KL)K.Mars dilanjutkan dengan tema Dilema antara terapi medis dan alternatif, mana yang terbaik dan termurah? bersama Dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B.Onk,M.EPID dan sesi terakhir diskusi panel 1 dengan tema Pengobatan Kanker Payudara tanpa Operasi, mungkinkah terjadi? bersama Dr. Walta Gautama, Sp.B(K)Onk.

Sedangkan dalam panel diskusi 2 menghadirkan moderator Dr. Septiman Rahman Sp.B(K)Onk (PERABDI Makassar). Sama halnya dengan panel diskusi 1, panel diskusi 2 dibagi dalam 3 sesi memulai dengan menghadirkan para survivor kanker payudara memberikan testimoni, dilanjutkan dengan menghadirkan dokter gizi Prof. Dr. Hj. Pudji Astuti Daud melalui tema “Nutrisi terbaik mencegah kanker payudara” dan ditutup dengan diskusi kebijakan penanganan kanker payudara / kebijakan BPJS di Makassar oleh Pemda Makassar.

Read more...

Memperingati Bulan Peduli Kanker Payudara Internasional

Bulan Oktober merupakan bulan peduli kanker payudara internasional (Breast Cancer Awareness) yang diperingati di seluruh dunia. Kegiatan ini juga diperingati setiap tahun di Indonesia yang dilakukan oleh Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dengan melakukan beberapa kegiatan sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan perempuan Indonesia khususnya terhadap pencegahan dini kanker payudara .

YKPI dahulu dikenal sebagai Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) yang didirikan pada tanggal 19 Agustus 2003 sebagai organisasi nir-laba yang merupakan mitra pemerintah untuk menggalakkan kegiatan penyuluhan dan penanggulangan kanker payudara di Jakarta dan sejak bulan Januari 2015 YKPJ secara resmi diganti menjadi Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) yang diketuai oleh Ibu Linda Agum Gumelar. Diharapkan ruang lingkup YKPI ini dapat lebih luas dan menjangkau ke seluruh Indonesia.

Program YKPI yang diberi nama Pita Pink dengan slogan “Saling Jaga, Saling Peduli” mempunyai program rehabilitatif, kuratif dan promotif prevntif dengan visi Menuju Indonesia Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut”.

Di Indonesia kanker payudara menduduki peringkat pertama terbanyak setelah kanker rahim, dan pada umumnya ditemukan sudah pada stadium lanjut. Sebenarnya peluang pasien kanker payudara bisa mencapai kesembuhan 98% bila terdeteksi dini dan diobati secara medis.

Selama ini YKPI telah melakukan berbagai kegiatan antara lain melakukan penyuluhan, talkshow, seminar mengenai pentingnya kesadaran terhadap kanker payudara kepada masyarakat, organisasi, para medis dan pemeriksaan mamografi (skreening missal) dengan Unit Mobil Mamografi milik YKPI.

Unit Mobil Mamografi ini sumbangan dari PT. Pertamina (PERSERO) hasil dari acara penggalangan dana “Peduli Sesama” bekerjasama dengan Himpunan Ratna Busana pada tahun 2013. Pengoperasian Unit Mobil Mamografi pada saat ini baru menjangkau di DKI Jakarta.

Di bulan Oktober 2015 ini yang merupakan bulan peduli kanker payudara internasional, YKPI melakukan berbagai kegiatan dalam rangka   Breast Cancer Awareness antara lain sebagai berikut :

  1. Bekerjasama dengan INDOSAT melakukan komitmen bersama secara konkrit melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung “Gerakan Kesadaran Peduli Kanker Payudara di Indonesia” dengan menghadirkan Kartu Perdana Mentari Indosat Edisi Khusus Breast Cancer Awareness dengan konten khusus yang termasuk upaya deteksi dini. Aplikasi Pita Pink ini berisi informasi untuk mengetahui berbagai hal tentang kanker payudara mulai dari pencegahan, pengobatan, mendeteksi sejak dini kanker payudara, informasi rumah sakit spesialis dan klinik hingga tips menjaga kesehatan tubuh untuk menghindari kanker payudara yang dapat diunduh oleh pelanggan melalui Google Play Store yang berbasis android.
  2. Melakukan pemeriksaan mamografi dan sosialisasi kanker payudara di berbagai event yang bekerjasama dengan berbagai oganisasi, perusahaan/swasta dan masyarakat dengan tujuan agar masyarakat Indonesia khususnya kaum perempuan (49,7% dari populasi penduduk Indonesia) bisa peduli dan menjaga kesehatan payudaranya dan juga memberikan pemahaman serta dukungan untuk keluarga dan lingkungannya. Diharapkan dengan sosialisasi ini semua perempuan mempunyai awareness terhadap kelainan payudara, dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara teratur sehingga dapat menekan diagnose kanker payudara stadium lanjut .
  3. Melakukan talkshow melalui berbagai radio dan TV dan dengan pihak swasta
  4. Untuk tahun 2015 ini, ada kegiatan yang baru pertama kali dilakukan training dan sertifikasi personil bertaraf internasional yaitu “Pelatihan Relawan Pendamping Pasien Kanker Payudara” dimana YKPI bekerjasama dengan PT. TUV Rheinland Indonesia. Pelatihan ini akan dilakasanakan dari tanggal 16 s/d 18 Oktober 2015 bertempat di Kampus London School Public Relation. Pelatihan perdana ini akan diikuti sebanyak 60 peserta yang terdiri dari para medis, relawan dan survivor. Training ini diselenggarakan guna menyediakan tenaga relawan pendamping pasien kanker payudara yang kompeten. Bersama dengan tenaga medis dari rumah sakit diharapkan para relawan ini akan membantu pasien kanker payudara mengatasi masalah mental emosional selama menjalani pengobatan dan terapi. Sikap dan cara pandang yang tepat terhadap kanker payudara adalah hal yang penting dalam proses pengobatan dan terapi. Pelatihan ini membahas tuntas tentang pengenalan dini kanker payudara, perawatan pasien kanker payudara, proses rehabilitasi pasien kanker payudara serta ketrampilan berkomunikai dengan pasien kanker. Dengan pembekalan sebagai relawan pendamping kanker payudara yang siap terjun di rumah sakit, klinik terapis, dan komunitas atau yayasan kanker. Diharapkan pendampingan dari survivor dan relawan yang sudah berpengalaman, maka pasien akan yakin bahwa pasien tidak lagi menghadapinya sendiri. Peserta akan mendapat TUV Rheinland Sertifikasi Personil bertaraf internasional yang berlaku selama 3 tahun.Kegiatan pelatihan angkatan I didukung pula oleh PT. Sari Husada dan London School of Public Relation juga bekerjasama dengan RS Kanker Dharmais.
  5. Mengadakan Seminar Nasional “Menuju Indonesia Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut Tahun 2030” yang akan diselenggarakan pada tanggal 31 Oktober 2015 di Hotel Millenium yang diikuti 500 peserta terdiri dari para medis, survivor, masyarkat umum, LSM, organisasi masyarakat dan para praktisi yang peduli kanker payudara. Tujuan dari seminar ini untuk menekan angka penderita kanker payudara stadium lanjut dengan memperkenalkan program deteksi dini dan skrining kanker payudara kepada pihak-pihak terkat melalui gerakan pita pink, meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan payudara dengan mampu melakukan SADARI dan memberikan informasi yang akurat untuk pengobatan kanker payudara.
  6. Berbagai kegiatan charity yang dilakukan antara lain : Regalia komunitas bersepeda BBC, Batik Aleria, Estee Lauder, Wang Resident, dll
  7. Rangkaian kegiatan bulan peduli kanker payudara internasional tahun 2015 ini akan ditutup dengan Go Run and Walk for supporting Breast Cancer Awaeness yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Nopember 2015 bertempat di FX Sudirman yang akan diikuti 2000 peserta. Kegiatan ini, YKPI bekerjasama dengan PT.Mitra Adi Perkasa (MAP), Skechers, Indosat Mentari, Panasonic Beauty. Kegiatan Fun Run & Fun Walk ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kanker payudara sekaligus keuntungan yang didapatkan dari berolahraga baik secara fisik maupun mental bagi kesehatan pikiran dan tubuh. Kegiatan ini akan dibuka oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ibu YohanaYambise. Pada acara ini akan dibagikan 2000 kartu perdana Mentari edisi khusus Breast Cancer Awareness yang berisikan Aplikasi Pita Pink secara gratis kepada peserta lomba.
  8. Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan dalam bulan peduli kanker payudara internasional ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya kesadaran akan bahaya kanker payudara melalui deteksi dini dan juga pentingnya dukungan dari keluarga dan sahabat pasien untuk menghadapi kanker payudara.
  9. Diucapkan terima kasih atas partisipasi para donatur baik perorangan, organisasi maupun perusahaan yang telah peduli untuk mendukung dan berpartisipasi dalam program “PITAPINK” YKPI.

SADARI : PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI HARUS DILAKUKAN OLEH SETIAP PEREMPUAN SEBULAN SEKALI KARENA 80% BENJOLAN DIPAYUDARA DAPAT DIKETAHUI OLEH PEREMPUAN TERSEBUT.

Read more...

Pink Ribbon Go Walk & Run, Peduli Kanker Payudara

Jakarta, RATUSAN warga dari berbagai penjuru wilayah di Jabodetabek dan sekitarnya, memenuhi sepanjang ruas Jl Jenderal Sudirman menuju jembatan Semanggi Jakarta, mengikuti kegiatan olah raga lari pagi dan jalan santai bertajuk “Pink Ribbon Run & Walk”, Minggu, 1 November 2015.

Acara kampanye kesadaran peduli kanker payudara dalam bentuk lari dan jalan kaki santai ini, peserta mulai start  dari halaman gedung FX Sudirman menyusuri Jl Jend Sudirman memutar di jembatan Semanggi dan finish kembali lagi ke FX Sudirman. Praktis jalur cepat dan lambat di dua arah jalan tersebut ditutup sementara. Sepanjang jalan berubah “lautan pink” sesuai kaos seragam yang dipakai para peserta.

Peserta dilepas secara resmi dan dibuka jam 6 pagi oleh Ketua Umum Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Ameliasari Agum Gumelar. Semula dijadwalkan membuka adalah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama, namun yang bersangkutan berhalangan hadir.

Linda Gumelar mengatakan saat ini terjadi trend meningkat, terutama pada penyakit tidak menular seperti breast cancer. Dari 100 – 150 orang yang diperiksa terdapat 7% dilakukan tindak lanjut.

“Gaya hidup sehat sangat penting, sudah semestinya menjadi sebuah budaya setiap orang. Bisa dimulai dari hal kecil, tanpa harus mengeluarkan biaya mahal. Dari olah raga ringan namun teratur, dibarengi konsumsi buah, sayur dan makanan sehat yang seimbang. Namun perlu ditekankan juga, gaya hidup sehat musti sejalan
dengan pola pikir yang sehat,” kata mantan Meneg PP & PA ini.

Karena itu, kata Linda, YKPI bekerjasama dengan  PT. MAP Active (MAP) menggelar acara tahunan, Skechers Skm Run & Walk untuk peduli kanker payudara. Disamping upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pengetahuan breast cancer.

Sementara Skechers Global terbilang aktif, mendukung kepedulian akan kanker payudara melalui kerjasama dengan American Cancer Society. YKPI sendiri melakukan upaya jemput bola, dengan mengoperasikan mobil Mamografi.

“Keberadaan Mobil keliling ini, adalah langkah nyata YKPI dalam tindakan preventif terhadap deteksi kanker payudara,” kata Linda.

Pada kesempatan di acara ini, YKPI menerima donasi dari para sponsor. Antara lain dari Indosat dan Skechers Global masing-masing sebesar Rp 100 juta. Donasi ini dimaksudkan untuk mendukung program YKPI terutama dalam gerakan, “Indonesia Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut pada 2020”. (Nur Terbit)

Sumber: http://www.kompasiana.com/daeng2011/kampanye-peduli-kanker-payudara-jembatan-semanggi-berubah-lautan-pink_56366c54e6afbdbd0c6742db

Read more...

Alleira Launching Batik Pita Pink Peduli Kanker Payudara

JAKARTA-Alleira Batik mensupport bulan peduli kanker payudara (breast cancer) dengan melaunching Batik Pita Pink. Nantinya, Alleira Batik juga akan menyumbangkan 20 persen dari hasil penjualannya kepada Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI).

“Kami berterimakasih atas kejutan Alleira Batik yang telah menerbitkan selendang-selendang berwarna pink. Saya kira ini menunjukkan ada suatu kepedulian dari Alleira yang begitu peduli kepada pentingnya deteksi dini kanker payudara,” ucap Ketua Umum YKPI Linda Amalia Sari saat hadir peluncuran koleksi Batik Pita Pink di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (30/10).

Menurutnya, YKPI mempunyai komitmen yang sama dalam ikut peduli kanker payudara stadium lanjut. YKPI terus berjuang terus terutama untuk diri sendiri bagaimana mampu mengendalikan diri, mampu berpikir positif, dan mampu bertahan hidup. “Saya sendiri merupakan survivor, itu yang terjadi pada 19 tahun lalu. Ini merupakan suatu hikmah kepada para survivor,” tukas Linda.

Ia mengatakan, dirinya bersama-sama survivor berfikir bahwa tidak adil rasanya karena yang datang ke dokter pada umunya sudah stadium lanjut. Jadi di Indonesia 70 persen datang ke dokter itu sudah stadium lanjut. Seharusnya, 98 persen penderita kanker payudara apa bila ditemukan pada stadium awal dapat disembuhkan. “Artinya, agak sulit untuk bisa disembuhkan jika sudah stadium lanjut,” beber mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu.

Linda juga merasa akses untuk pengetahuan kanker payudara ini belum di ketahui oleh masyarakat. Apalagi, telah beredar mitos-mitos yang ada di tengah-tengah masyarakat. “Bila membicarakan kanker payudara memang banyak mitosnya. Ada ketakutan dalam diri perempuan. Apalagi ketakutan biaya mahal dan sakitnya,” tukas dia.

Untuk itu,  dibentuknya YKPI salah satunya untuk menekan kanker payudara stadium lanjut. Upaya-upaya yang YKPI lakukan juga cukup banyak sekali seperti sosialisasi atau kampanye pencegahan sejak dini, unit mobil momografi, dan lain-lain. “Kami juga baru melakukan pelatihan relawan pendamping pasien kanker payudara yang bersertifikat internasional. Itu tujuan kami,” kata Istri Agum Gumelar ini.

Sementara itu, Vice President Alleira Batik, Ade Kartika pihaknya akan menyumbangkan sebesar 20 persen dari hasil penjualan batik di butik Plaza Indonesia. “Pelaksanaan kegiatan ini merupakan kepedulian Alleira Batik terhadap pasien kanker payudara.  Kegiatan ini merupakan CSR Batik Alleira,” papar dia.

Selain itu, kepedulian Alleira Batik terhadap pasien kanker payudara juga berhubungan dengan pekerja batik kebanyak perempuan. (fan)

Read more...

Periksa Payudara Sendiri

Apakah SADARI dan mengapa harus dilakukan ?

Pemeriksaan payudara sendiri oleh pasien di rumah setiap bulan. Bagi wanita yang masih haid, pemeriksaan dilakukan setelah selesai haid. Bila sudah monopause, SADARI dilakukan setiap tanggal tertentu yang mudah diingat, misalkan setiap tanggal 1 atau setiap tanggal kelahiran.

Keadaan apa yang harus menjadi perhatian ?

Pada saat melalakukan SADARI, yang harus m,enjadi perhatian adalah, keadaan – keadaan seperti dibawah ini :

  1. Teraba benjolan.
  2. Penebalan kulit.
  3. Perubahan ukuran dan bentuk payudara.
  4. Pengerutan kulit.
  5. Keluar cairan dari puting susu.
  6. Nyeri.
  7. Pembengkakan lengan atas.
  8. Taraba benjolan di ketiak atau leher.

Jika ditemukan kelainan – kelainan seperti tersebut diatas atau terasa ada perubahan dibandingkan keadaan pada bulan sebelumnya, maka segera periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Read more...