Catat, Ini 8 Skin Care yang Aman untuk Penyintas Kanker

Catat, Ini 8 Skin Care yang Aman untuk Penyintas Kanker

Jakarta, YKPI – Tampil cantik setiap waktu adalah kebutuhan setiap perempuan. Namun, bagi penyintas kanker, khususnya kanker payudara, perlu berhati-hati karena tidak semua produk kecantikan aman digunakan saat sedang menjalani proses pengobatan.

Kepala SMF Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV mengatakan terdapat delapan jenis skin care yang aman untuk penyintas kanker. Apa saja?

1. Pembersih Muka

Pembersih muka yang aman digunakan ialah yang bebas dari pewangi, serta menghindari pembersih yang banyak mengandung minyak esensial.

“Pembersih terbaik untuk kotoran, minyak, dan make-up ialah dengan tetap menjaganya agar terhidrasi dengan lembut,” kata Danang dalam kegiatan ‘Serial Webinar Kanker Payudara: Perawatan Kulit bagi Pasien Kanker Payudara’ yang dilaksanakan Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) bekerja sama dengan para dokter RS Kanker Dharmais Jakarta.

Penggunaan pembersih muka juga bisa membuat pH tetap seimbang, lanjut Danang, meringankan iritasi, dan tidak membuat kulit menjadi kering setelah dibersihkan.

2. Pembersih Tubuh

Penyintas kanker disarankan menggunakan pembersih tubuh yang diperuntukkan bagi kulit sensitif. Dan pilihan yang tepat ialah dengan ‘soap free‘ dan ‘dye-free‘.

Danang juga menganjurkan penyintas mandi tidak terlalu lama dan tidak menggunakan air panas, dengan tujuan membuat kulit tidak menjadi kering.

“Oleskan krim dan lotion setelah mandi agar kulit tetap terhidrasi,” papar alumnus fakultas kedokteran Universitas Indonesia ini.

3. Deodoran

Danang menganjurkan penggunaan deodoran yang bebas pewangi, dan memilih deodoran berbentuk gel. Sebaliknya, dia menyarankan penyintas kanker menghindari deodoran yang mengandung alkohol dan aluminium.

“Aluminium merupakan bahan yang sangat umum dalam deodoran, dan aluminium dapat menyumbat pori-pori atau zat pemutih kimiawi,” terang Danang.

4. Sabun Tangan

Sabun tangan yang baik bagi penyintas kanker ialah sabun yang lembut, bertahan lama, dan dapat digunakan sehari sekali tanpa menyebabkan hidrasi pada kulit.

Adapun cara terbaiknya ialah langsung menggunakan lotion setelah membersihkan tangan, agar terhindari dari kekeringan.

“Sabun dengan foam lebih mudah untuk dibilas dari pada gel, sehingga berpotensi lebih sedikit menyebabkan kering. Dan sabun antiseptik cenderung menyebabkan kulit menjadi kering,” kata Danang.

Danang juga menganjurkan penggunaan pembersih tangan (hand sanitizer) setelah menyentuh barang yang dipergunakan umum.

5. Pelembab

Saat menjalani pengobatan, Danang meminta penyintas kanker menghindari eksfoliasi untuk wajah. Karenanya, dia menganjurkan pemakaian pelembab untuk menjaga tampilan lebih segar dan tidak kusam.

“Untuk badan, tangan, dan kaki gunakan lotion atau krim dengan tetap menghindari pewangi, alkohol, atau gliserin,” ujar Danang.

6. Pelindung Matahari

Saat kemoterapi, kulit cenderung lebih mudah terbarak dan lebih sulit sembuh, sehingga Danang menyarankan agar penyintas kanker menghindari terik matahari.

Dia mengatakan, perlindungan utama ialah dengan memakai baju lengan panjang, celana panjang, topi lebar, dan kacamata hitam.

“Tabir surya spektrum luas dengan anti UVB dan UVA, SPF minimal 15 dan harus diulang setiap dua jam. Sedangkan bahan yang aman ialah zinc oxide dan titanium oxide,” jelas dia.

7. Rambut

Rambut rontok pada pasien kemoterapi merupakan sebuah pemandangan yang umum. Danang menyebut hal ini bersifat sementara. Dan untuk mengatasinya, gunakan shampo dan kondisioner yang lembut dan berpelembab, untuk menjaga kulit kepala.

8. Pelembab Bibir

Danang menganjurkan penggunaan pelembab bibir yang mengandung SPF. Sebaliknya, penyintas kanker harus menghindari scented lipbalm, dan kandungan kamfor, mentol, dan fenol.

 

(Sumber: Jurnas.com)

Share this post