RS Mitra Keluarga Bekasi-YKPI Selenggarakan Seminar “Awam Pencegahan dan Penanggulangan Kanker Payudara Pada Wanita dan Pria”

Dalam rangka memperingati bulan Kanker Payudara yang jatuh pada bulan Oktober, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) kembali mengadakan serangkaian acara untuk dapat terus menghimbau kepada seluruh wanita Indonesia agar lebih peduli terhadap bahayanya penyakit kanker payudara. Salah satunya dengan mengadakan seminar bertajuk “Seminar Awam Pencegahan dan Penanggulangan Kanker Payudara pada Wanita dan Pria” yang di selenggarakan di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat.

Acara yang diadakan di Kota Patriot ini menghadirkan Dokter Spesialis Bedah Onkologi, Dokter Wimpie Florentinus Panggarbesi sebagai narasumber dan tak lupa Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia, Ibu Linda Gumelar juga turut hadir untuk memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya, Ibu Linda kembali menghimbau kepada seluruh wanita Indonesia untuk lebih peduli agar terhindar dari penyakit kanker payudara.

“Saya kembali menghimbau kepada seluruh wanita Indonesia khususnya untuk melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) setiap satu bulan sekali setelah selesai haid. Untuk wanita berumur 35 tahun keatas segera lakukan mamografi untuk pendeteksian dini dan yang lebih penting adalah lakukan pola hidup sehat,” tutur Ibu Linda.

Selaku Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia, Ibu Linda Gumelar berharap dengan diadakannya seminar ini dapat meningkatkan kepedulian kaum wanita terhadap bahayanya penyakit kanker payudara.

“Saya sangat berhadap dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kepedulian seluruh wanita di Indonesia terhadap bahaya penyakit kanker payudara. Pada kesempatan kali ini juga saya menghimbau, tolong berikan dukungan kepada keluarga, sahabat ataupun orang terdekat kita yang terkena penyakit kanker payudara untuk selalu semangat dan tetap optimis untuk sembuh dari penyakit kanker payudara,” tambah Ibu Linda

Dokter Wimpie Florentinus Panggarbesi yang didaulat menjadi narasumber pada seminar bertajuk “ Pencegahan dan Penanggulangan Kanker Payudara pada Wanita dan Pria” ini menjelaskan penyebab tingginya angka penderita penyakit kanker payudara stadium lanjut di Indonesia. Dokter Spesialis Onkologi kelahiran Palembang 64 tahun silam itu juga menjelaskan mengenai pendeteksian dini penyakit kanker payudara.

“ Di Indonesia kurang lebih seratus delapan puluh ribu hingga dua ratus ribu orang pertahun yang terkena penyakit kanker, namun yang terdiaknosa masih stadium dini lebih sedikit daripada yang terdiagnosa sudah stadium lanjut,” ungkap Dokter Wimpie

“Rata-rata orang Indonesia takut untuk pergi ke dokter dan lebih memilih ke orang pintar, itu salah satu penyebab tingginya penderita kanker stadium lanjut,” tambah Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara ini kepada para peserta seminar.

Pendeteksian dini yang sangat penting dalam memerangi penyakit kanker payudara stadium lanjut juga dijelaskan oleh Dokter Wimpie. Dokter Spesialis Onkologi yang pernah bertugas di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta ini juga menjelaskan apa saja yang bisa dilakukan untuk melakukan pendeteksian dini terhadap penyakit kanker payudara.

“ Pendeteksian dini terhadap penyakit kanker payudara dapat dilakukan dengan cara scrining. Scrining yang dipakai untuk kanker payudara adalah mamografi. Mamografi dilakukan untuk wanita yang berusia 35 tahun keatas. Lalu kita juga harus melakukan pola hidup sehat salah satunya menghindari makanan berpengawet. Dan yang paling penting adalah kita harus memeriksa diri sendiri. Untuk pencegahan kanker payudara kita harus melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri),” tutur Dokter Wimpie.

“ Kita juga perlu untuk pergi ke dokter yang terpercaya untuk mengecek kondisi kesehatan kita, ini dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini. Dan jika dianjurkan dokter untuk melakukan operasi segera lakukan operasi, tidak perlu takut karena jika ditunda pasti akan memperparah penyakit yang kita derita. Yang pasti kita harus lakukan deteksi dini untuk mengurangi angka kanker payudara stadium lanjut,” tambahnya.

Selain penjelasan mengenai penyakit kanker payudara, seminar ini juga memberikan kesempatan bagi para peserta yang ingin mendapatkan edukasi lebih dalam tentang penyakit kanker payudara dan penyakit lainnya melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC)  yang dirancang oleh PT. Kalbe. Ibu Indah selaku perwakilan dari PT. Kalbe menjelaskan apa yang dinamakan KECC dan apa saja yang di dapat oleh para peserta dari program KECC.

“Kalbe memiliki program yang diberi nama Kalbe Ethical Customer Care, kami mempunyai visi menjadi wadah utama bagi konsumen dan keluarganya untuk bisa mendapatkan edukasi. Jadi seandainya bapak dan ibu yang hadir disini ingin mendapatkan edukasi kesehatan, mungkin tentang  kanker atau penyakit lainnya, atau informasi kesehatan lainnya selain kanker nanti kami bisa berikan. Dan misi kami adalah meningkatkan kualitas langsung dengan konsumen melalui kegiatan-kegiatan,” jelas Ibu Indah.

“ Kita juga mengadakan penggalangan dana bagi komunitas yang membutuhkan. Kita support beberapa komunitas diantaranya ada komunitas kanker dan komunitas ginjal. Kita juga bekerja sama dengan instansi dan perusahaan salah satunya dengan Rumah Sakit Mitra Keluarga,” tambahnya.

Dengan adanya berbagai acara memperingati bulan kanker payudara diharapkan bisa lebih meningkatkan kepedulian seluruh wanita Indonesia terhadap penyakit kanker payudara. Melakukan deteksi dini adalah cara yang paling tepat untuk mengurangi angka penderita kanker payudara stadium lanjut.

 

(INTAN AYUDHIA PRATIWI)

Share this post