Peresmian Rumah Singgah Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI)

Peresmian Rumah Singgah Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI)

 

Bulan februari selalu diperingati sebagai bulan peduli Kanker sedunia, bertepatan dengan  bulan Kanker Sedunia tahun 2017 ini YKPI meresmikan Rumah Singgah Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI). Rumah Singgah ini merupakan impian YKPI yang sudah lama diidamkan dan baru terwujud pada tahun 2017, ini berkat dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu YKPI menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung sehingga terwujudnya Rumah Singgah YKPI.

YKPI terinspirasi mendirikan Rumah Singgah ini, karena ikut prihatin melihat banyaknya para penderita kanker payudara khususnya dari daerah yang dirujuk ke Rumah Sakit di Jakarta untuk menjalani tahapan-tahapan pengobatan  seperti radiasi, kemoterapi dll yang berasal dari keluarga yang kurang mampu sulit untuk mendapatkan akomodasi. Penderita tersebut dalam menjalankan tahapan-tahapan pengobatan  tersebut memerlukan waktu yang cukup lama, sehingga banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk tempat tinggal, transpotasi dan biaya hidup selama di Jakarta. Untuk itu YKPI ingin membantu meringankan beban para penderita kanker payudara selama mereka melakukan pengobatan di Jakarta.

Rumah Singgah YKPI diperuntukkan kepada para penderita kanker payudara rawat jalan yang masih melakukan tahapan-tahapan pengobatan yang berasal dari keluarga kurang mampu dari berbagai daerah di Indonesia.

Syarat-syarat untuk tinggal di Rumah Singgah YKPI adalah para penderita kanker payudara dari daerah yang sedang melakukan pengobatan sebagai berikut :

  1. Pasien harus mengisi formulir dan melampirkan Fotokopi KTP atau identitas lainnya.
  2. Pasien di diagnosa dengan Kanker Payudara (Ada bukti dari dokter), Stadium 1 & 2 3A
  3. Pasien dengan peserta BPJS kelas 3
  4. pasien membawa surat Keterangan Dokter
  5. Pasien menanggung sendiri biaya makan, minum dan kebutuhan pribadi lainnya.
  6. Pasien dikenakan biaya Rp. 15.000,-/per hari/per orang
  7. Pasien yang tempat tinggal jauh dari RS Kanker Dharmais dengan kriteria sbb.:                                                                                                                  – Tempat tinggal di luar DKI Jakarta (Jabotabek)                                                                                                                                                                                    – Kesulitan dalam transportasi ke Rumah Sakit                                                                                                                                                                                      – Pasien yang keadaan umum lemah dilihat dari Vital Sign dan hasil diagnostik
  8. Pasien bersedia mematuhi tata tertib di Rumah Singgah YKPI.

Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dahulu dikenal sebagai Yayasan Kesehatan Payudara Jakarta (YKPJ) yang didirikan pada tanggal 19 Agustus 2003 sebagai  organisasi nir-laba yang merupakan mitra pemerintah untuk menggalakkan kegiatan  penyuluhan dan penanggulangan kanker payudara di Jakarta dan sejak bulan Januari 2015 YKPJ secara resmi diganti menjadi Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) yang diketuai oleh Ibu Linda Agum Gumelar. Diharapkan ruang lingkup YKPI ini dapat lebih luas dan menjangkau ke seluruh Indonesia. Sejak bulan September 2014 YKPI telah diterima sebagai salah satu anggota penuh (full membership) dari Reach to Recovery International (RRI).

Kampanye YKPI yang bernama PITAPINKmempunyai slogan “Saling Jaga, Saling Peduli” mempunyai program rehabilitatif, kuratif dan promotif preventif dengan visi  Indonesia Bebas Kanker Payudara Stadium Lanjut di Tahun 2030dan target untuk menurunkan angka kejadian kanker payudara stadium lanjut dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap kanker payudara dan menemukan kanker payudara dini.

Melalui program PITAPINK, YKPI melaksanakan berbagai kegiatan antara lain penyuluhan deteksi dini di seluruh Indonesia, seminar kesehatan, talk show, sosialisasi, penerbitan majalah, skrining massal dengan menggunakan Unit Mobil Mammografi YKPI secara gratis untuk kelompok masyarakat tertentu bekerjasama dengan Rumah Sakit Kanker Dharmais, membentuk kelompok PITAPINKsurvivors dan warriors (PPSW), pelatihan untuk pendamping pasien kanker payudara yang bersertifikasi internasional, membentuk Relawan  – YKPI dan mengelola Rumah Singgah – YKPI.

Di Indonesia, kanker payudara menduduki peringkat pertama terbanyak dikarenakan keterlambatan diagnosa sehingga ditemukan sudah pada stadium lanjut. Sebenarnya peluang pasien kanker payudara bisa mencapai kesembuhan 98% bila terdeteksi dini dan diobati secara medis. Kanker payudara merupakan jenis kanker  tertinggi pada pasien rawat inap maupun rawat jalan di seluruh rumah sakit dengan jumlah pasien sebanyak 12.014 orang (28,7%) menurut (data SIRS 2010). Kasus baru kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi di Indonesia dengan angka kematian 21,5 per 100 ribu dan 70% pasien kanker payudara pada stadium lanjut. Data juga menunjukkan bagi perempuan terdiagnosa kanker yang tertinggi adalah kanker payudara. (data Kemenkes, 2016)

Selama Januari sampai dengan Desember 2015

Jumlah pasien yang diperiksa                                         3427

Jumlah pasien dengan hasil tumor jinak                     428     ( 12,5%)

Jumlah pasien dengan hasil curiga ganas                    47       ( 1,4% )

Selama Januari sampai dengan Desember 2016

Jumlah pasien yang diperiksa                                         2515

Jumlah pasien dengan hasil tumor jinak                     370     ( 14,7%)

Jumlah pasien dengan hasil curiga ganas                    29       ( 1,2% )

Untuk mengalahkan kanker payudara dengan melakukan deteksi dini  dengan cara SADARI yaitu  PERIKSA PAYUDARA SENDIRI yang harus  dilakukan oleh setiap perempuan sebulan sekali, karena 80% benjolan di  payudara dapat diketahui oleh perempuan tersebut. Salah satu faktor dominan pengendali angka kematian akibat kanker payudara adalah deteksi dini. Sekitar 98%  pasien akan bertahan hidup lebih dari lima tahun bila kanker terdeteksi dini dan diobati secara medis. 1 dari 2 pasien kanker payudara meninggal karena telat ditangani.

Kanker Payudara bisa datang kepada perempuan mana saja, bisa perempuan yang masih remaja (telah haid), hingga yang sudah usia lanjut (diatas 70 tahun), perempuan yang menikah dan punya anak, bisa juga pada perempuan yang tidak menikah dan bisa juga terkena pada laki-laki. 

Informasi Hubungi :

Sekretariat  Yayasan Kanker Payudara Indonesia

Wijaya Grand Centre Blok H No.9, Jalan Wijaya II Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160

Telp.021-7

2795821/021-7202484, Fax.021-7202484

Email:ykpi.sekretariat@gmail.com

www.pitapink-ykpi.or.id

http://pitapink-ykpi.or.id

twitter : ykpi_pitapink

fb : Pitapink ID

Instagram : ykpi_pitapink

 

Alamat Rumah Singgah Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI)

Jalan Anggrek Neli Murni no. A 38, Slipi, Jakarta

Hubungi : Susi  081287859513

 

Alamat Rumah Sakit Kanker Dharmais :

Jalan Letjen. S.Parman Kav. 84-86 Jakarta 11420

Telp.021-5681570 ext. 1188/11906, 021-5681578 (hunting)

www.dharmais.co.id

dharmais@dharmais.co.id

deteksi_dini@ymail.com

 

Share this post