Mengungkap Keluhan Pasien Kanker Peserta BPJS Kesehatan

SERINGKALI kita mendengar berbagai keluhan yang dirasakan oleh peserta JKN-KIS saat mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Seperti contoh, pasien kanker yang hendak berobat menggunakan kartus BPJS Kesehatan itu selalu terombang-ambing.

Koordinator PPSW Yayasan Kanker Payudara Indonesia Maria Shanty Gultom mengatakan, tak sedikit pasien kanker pengguna BPJS Kesehatan menghadapi kesulitan saat melakukan terapi. Hal ini tentu akan menghambat proses penyembuhan penyakitnya itu.

“Peran BPJS Kesehatan sudah sangat mantap. Tapi harus ada penyempurnaan menyangkut administrasi pelayanan di rumah sakit,” terangnya dalam Diskusi Panel YKPI Mencari Solusi Melayani Penyintas Kanker Anak dan Kanker Payudara dengan JKN di RSK Gatot Subroto, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016).

Pada kesempatan itu, Maria membeberkan berbagai keluhan yang dialami pasien kanker payudara di saat berobat. Antara lain diulas sebagai berikut:

– Pasien selalu diminta untuk melengkapi berkas, sehingga terkesan berte-tele sebelum mendapat pelayanan. Pun, mereka harus antre, bahkan sejak dini hari agar bisa cepat dilayani.

– Adanya keterbatasan sarana, prasarana dan sumber daya manusia di rumah sakit dengan pelayanan kanker sangat kurang.

– Pemahaman petugas BPJS Kesehatan di rumah sakit rujukan tingkat kedua dan tiga tidak sama.

– Banyak obat-obatan yang dibutuhkan, tetapi tidak dijamin oleg BPJS Kesehatan. Sekalipun obat dijamin, pihak rumah sakit tidak menyediakan obat tersebut.

– Prosedur birokrasi untuk mendapatkan obat-obatan dirasa terlalu lama.

“Apalagi bagi pasien kanker payudara yang keterbatasan biaya, BPJS Kesehatan sangatlah berguna. Kami harapkan dapat sosialisasi yang lebih detil, karena rata-rata pasien tidak mendapat informasi dari tempat resmi,” tutupnya.

Sumber : Okezone.com By Dewi Kania

http://lifestyle.okezone.com/read/2016/09/07/481/1483641/mengungkap-keluhan-pasien-kanker-peserta-bpjs-kesehatan

 

Share this post