Halal Bi Halal Pengurus YKPI dan Pitapink Survivor hadirkan dokter Inez Nimpuno

Jakarta, Halal bi Halal yang dilakukan pada 26 Juli 2016 menjadi hal yang istimewa bagi Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) dan Pitapink Survivor, pasalnya ditengah keakraban dan silaturahmi lebaran hadir pula seorang dokter yang bekerja di kementerian Kesehatan Negara Bagian Australian Capital Territory, dokter Inez Nimpuno.

Sekaligus tuan rumah acara, ketua YKPI, Linda Agum Gumelar  mengatakan “Rasanya sudah lama tidak berjumpa fisik, kita berjumpa hanya di udara melalui WA saja, jadi hari ini hal yang sangat ditunggu-tunggu”.

Dalam sambutannya didepan sekitar 60 orang yang hadir, ibu Linda Agum Gumelar mengingatkan juga akan ada beberapa kegiatan besar yang akan dilakukan oleh YKPI dan Pitapink ditahun 2016, diantaranya 12-14 Agustus akan ada Pelatihan Relawan Pendamping Pasien Kanker Payudara angkatan ke-2,  1 Oktober akan ada kegiatan akbar  Temu Penyintas Kanker Payudara se- Indonesia, dan pada  10 September 2016 akan ada Forum Diskusi berkaitan dengan pelayanan BPJS kepada penderita kanker Payudara.

Menyadari hal tersebut, apa dan semua yang dilakukan oleh YKPI dan Pitanpink selama ini ditujukan kepada dunia, bahwa walaupun kita survival tapi akan mengisi hidup kita dengan bermanfaat untuk diri kita, keluarga kita, kalau bisa untuk masyarakat luas dan untuk negara. Dan inilah yang memotivasi kita bersama, ujar Linda Gumelar yang juga salah satu survivor kanker payudara.

Sementara itu dokter Inez Nimpuno yang didaulat untuk berbagi semangat diacara tersebut menyatakan terima kasih atas undangannya, apalagi tanggal yang bisa sesuai dengan keberadaaannya saat di Jakarta.

Menurut dokter Inez mendapatkan anugerah hadir diacara tersebut karena dapat banyak belajar lagi, berkumpul dan bertemu langsung dengan pengurus dan survival.

Sejauh ini bagi penderita yang sudah didiagnosa kanker, ternyata yang ia temukan adalah identik dengan kematian, ujar dokter yang di diagnosa kanker payudara ada September 2016. Apa yang disebut dengan Indikasi hubungan dengan kematian  adalah ternyata tiba tiba penderita disuguhkan dengan tidak kepastian , seperti ketidakpastian kapan ya meninggalnya, ketidakpastian akan kekuatiran suami mencari istri lagi, ketidakpastian yang mengasuh anak-anak dan lain sebagainya.

Rasa ketidakpastian tersebut seringkali tidak bisa ditanggung sendiri, oleh karenanya, menurut dokter Inez komunitas dan kelompok seperti yang dilakukan YKPI dan Pitapink perlu diadakan dan dilakukan.

Sebagai pasien dan juga dokter lulusan dari Indonesia, dokter Inez juga mengajak peserta halal bihalal berdiskusi kelompok. Dan dengan penuh semangat, kekeluargaan dan kebersamaan diskusi berjalan sangat menarik. Setiap kelompok disediakan kertas besar dan kecil untuk dituliskan berbagi cerita, pengalaman tentang kanker yang kemudian di diskusikan bersama.

Diakhir acara, kegembiraan halal bihalal saling menghibur dengan bernyanyi bersama dan pembagian door prize.

Semoga kebersamaan dan halal bihalal ini menjadi penyemangat bagi semua keluarga besar YKPI dan Pita Pink.

Saling Jaga, Saling Peduli.

(Humas YKPI)

Share this post