9 Faktor Risiko Kanker Payudara, Ada yang Anda Miliki?

9 Faktor Risiko Kanker Payudara, Ada yang Anda Miliki?

Jakarta, Kanker payudara tidak hanya menyerang perempuan. Meski relatif jarang, kanker ini juga bisa menyerang laki-laki. Bahkan bisa lebih ganas dibanding kanker payudara pada perempuan.

Ditemui dalam pemeriksaan mamografi gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) di Jakarta baru-baru ini, dr Martha Rodia Manurung selaku dokter dari Poliklinik Deteksi Dini Kanker di Rumah Sakit Kanker Dharmais menyebut sedikitnya ada 9 faktor risiko seseorang terkena kanker payudara.

Berikut ini 9 faktor risiko yang dimaksud:

1. Usia 
Mayoritas kasus kanker payudara terjadi pada perempuan berusia di atas 50 tahun, tetapi juga dapat terjadi pada anak laki-laki atau perempuan mulai dari usia 15 tahun.

2. Faktor Genetik
Gen yang dibawa oleh anggota keluarga kita dapat diturunkan dan mengakibatkan penyakit tertentu. Penyebab kanker payudara pun bisa disebabkan oleh mutasi gen yang tidak diwariskan biasanya terjadi pada mutasi gen yang disebut Human Epidermal Growth factor receptor 2 atau yang disingkat dengan HER2.

Sedangkan gen paling umum diwariskan adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2), keduanya meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker ovarium.

3. Kontrasepsi Oral
Penggunaan kontrasepsi oral atau hormonal juga berisiko menyebabkan kanker payudara. dr Martha menyarankan untuk menghindari penggunaan alat kontrasepsi hormonal yang secara kumulatif melebihi delapan tahun dan gunakan kontrasepsi mekanik seperti spiral dan kondom untuk mengurangi risiko kanker payudara.

4. Menstruasi Dini
Bagi perempuan yang mengalami menstruasi pertamanya di bawah usia 12 tahun sangat berisiko terkena kanker payudara. Hal ini dikarenakan peningkatan jumlah estrogen dalam tubuhnya, selama jangka waktu yang lama. Estrogen juga dikaitkan dengan kanker payudara karena dapat menyebabkan sel kanker untuk tumbuh.

5. Riwayat Penyakit
Jika Anda sudah pernah menderita kanker payudara pada satu payudara, Anda memiliki peningkatan risiko mengembangkan kanker pada payudara satunya.

6. Kehamilan Pertama di Usia Tua
Hamil di atas usia 35 tahun dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Wanita yang hamil di usia tua berisiko tinggi melahirkan bayi prematur, dan hal ini akan berefek pada proses penyusuan dan penyapihan yang tidak normal.

7. Menopause Usia Lanjut
Menopause setelah usia 50 tahun meningkatkan resiko untuk mengalami kanker payudara. Dijelaskan oleh dr Martha, dalam perbandingan wanita yang telah menjalani ooforektomi bilateral sebelum usia 35 tahun mempunyai resiko sepertiganya dibanding yang mengalami menopause pada usia normal, yaitu 50 tahun ke atas.

8. Pola Hidup Tidak Sehat
“Kasus kanker payudara meningkat karena dewasa ini kebanyakan orang-orang menjalani pola hidup tidak sehat. Banyak makan fast food, mudah stress, jarang berolahraga, bekerja shift malam. Semua itu bisa memicu terjadinya kanker payudara,” papar dr Martha.

Pola hidup tak sehat juga dapat menyebabkan obesitas yang menjadi salah satu penyebab terkena kanker payudara.

9. Tidak menyusui, tidak menikah, tidak punya anak
dr Martha mengungkapkan bahwa wanita yang tidak pernah mengalami kehamilan yang lengkap atau tidak pernah melahirkan, dan tidak pernah menyusui, lebih berpotensi terkena kanker payudara.

Referensi: http://health.detik.com/

Share this post